tangisan jiwa

kenapa rasa ini begitu sakit seperti dlu yang pernah menyakitiku, apakah dimatanya q selalu salah dan apakah semua nie trus begini untuk selamanya, q hanya yang rindu akan senyuman yang terus pergi dan hilang, apakah tidak ada kebaikanq setetes saja di matanya, kalau emang tidak ada apakah mungkinq lebih baik menjadi diri yang dulu yang membuat sersenyum sang fajar jikalau diriq sekarng ini menjadi beben bagi orang yang ada disekitrq q harap Allah bisa merubah q menjadi diriq yang dlu dan q yakin keajiaban itu selalu ada untuk semua hamba-hambanya yang lemah dan rentah

Categories: Puisi | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: